Pengaruh Konflik Fungsional Elit Lokal Desa Terhadap Produktivitas Kerja Aparat Desa
Suatu studi di Desa Badean Kecamatan Bangsalsari Kabupaten Jember
Keywords:
Pengaruh, Konflik, Elit Lokal, Efektivitas KerjaAbstract
Penanganan konflik fungsional di Desa terlihat karna adanya berbagai tindakan musyawarah atau rembug Desa antar golongan elit lokal desa yaitu BPD dan aparat desa yang didasarkan pada maksud penanganan konflik dengan mengakomodasi dan berkompromi dengan tujuan untuk mewujudkan produktivitas aparat desa secara optimal. Ketegangan antara BPD dan Pemerintah desa cukup mengganggu kinerja pemerintahan desa, hal ini juga dirasakan oleh masyarakat di Desa Badean. Penelitian ini merupakan jenis penelitian survey dengan pendekatan kuantitatif. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan model penelitian yang menunjukkan pengaruh antara satu variabel pengaruh variabel konflik fungsional elit lokal desa dan variabel terpengaruh variabel produktivitas kerja aparat desa. Berdasarkan hasil analisis pengaruh konflik fungsional elit lokal desa terhadap produktivitas kerja aparat desa dalam penelitian ini menggunakan rumus chi-kuadrat (X²) terhadap tingkat konfilk fungsional dan tingkat produktivitas kerja aparat desa dapat disimpulkan bahwa hasil analisa X² yang digunakan untuk menguji hipotesis dalam penelitian ini menunjukkan bahwa X² hitung sama dengan 0,08 pada taraf signifikansi 0,05 atau 95% lebih kecil dibandingkan dengan X² tabel sama dengan 3,84, maka Ho diterima dan Ha ditolak yang artinya tidak ada pengaruh yang signifikan dari konflik fungsional elit desa terhadap produktivitas kerja aparat desa di Desa Badean Kecamatan Bangsalsari Kabupaten Jember.
Downloads
References
Arikunto, Suharsimi. 2006. Prosedur Ilmu Penelitian: Suatu Pendekatan Praktis. Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Gibson, James L., Jhon, M, Ivanchevich, dan Donelly, H, James. 1996. Organisasi: Perilaku Struktur Proses. Jilid II. Jakarta: Erlangga.
Hadi, Sutrisno. 1984. Metode Penelitian Riset. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.
Hasibuan, Malayu. S.P. 1999. Organisasi dan Motivasi. Jakarta: Bina Aksara.
Hersey, Paul. Dan Blanchard, Ken. 1995. Perilaku Organisasi. Jakarta: Erlangga.
Koentjaraningrat. 1984. Metodologi Penelitian Masyarakat. Jakarta: Gramedia.
Mangkunegara, dan Prabu, Anwar, A.A. 2000. Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan. Bandung; PT Remaja Rosdakarya.
Nawawi, Hadari dan Martini, Hadari. 1990. Metodologi Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.
Novianto, Andi. 2006. ”Pengaruh Pendidikan dan Latihan Terhadap Produktivitas Kerja Pegawai”. Tidak Diterbitkan. Skripsi. Jember: Universitas Jember.
Robbins, Stephen P. 1996. Perilaku Organisasi: Konsep Kontroversi Aplikasi. Jakarta: Prehalindo.
Serdarmayanti. 2001. Manajemen Sumber Daya Manusia dan Produktivitar Kerja. Bandung: CV Mandar Maju.
Siegel, Sidney. 1997. Statistik Non Parametrik. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Singarimbun, Masri dan Effendi, Sofyan. 1989. Metodologi Penelitiian Survey. Jakarta: LP3ES.
Sugiyono. 1999. Metodologi Penelitian Administrasi. Bandung: Alfa Beta.
Surachmad, Winarno. 1989. Pengantar Penelitian Ilmiah. Bandung: Alfa Beta.
Zainun, Buchari. 1990. Administrasi dan Manajemen Kepegawaian Pemerintah Negara Indonesia. Jakarta: CV Haji Mas Agung.
Peraturan Perundang-undangan:
Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.
Peraturan Daerah Kabupaten Jember Nomor 7 Tahun 2015 tentang Pemerintahan Desa
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sigit Kariyanto, Retno Setyo Pertiwi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




