Politik Hukum Pengisian Jabatan Kepala Daerah Dalam Perspektif Demokrasi Dan Otonomi Daerah

Authors

  • Moh Ali Hofi Universitas Ibrahimy
  • Cora Elly Noviati Universitas Moch. Sroedji (UMSJ) Jember

Keywords:

Politik Hukum, Kepala Daerah, Otonomi Daerah, Pemerintahan Daerah, Politik Lokal

Abstract

This study aims to analyze the legal politics of regional head appointment within the perspectives of democracy and regional autonomy in Indonesia. The appointment of regional heads constitutes an essential instrument in local governance, as it directly affects the quality of local democracy and the implementation of regional autonomy principles. In its development, the mechanism for filling regional head positions has not been limited to direct regional elections but has also involved the appointment of acting regional heads under certain circumstances. This policy has generated debates regarding its compatibility with the principles of popular sovereignty and decentralization as guaranteed by the Constitution. This research employs a normative legal research method using statutory, conceptual, and case approaches. The legal materials consist of primary, secondary, and tertiary legal sources, which are analyzed qualitatively. The findings reveal that the legal politics governing the appointment of regional heads are primarily designed to maintain the stability of local government administration and ensure the continuity of public services. However, the dominant authority of the central government in appointing acting regional heads has the potential to reduce public participation and weaken the essence of local democracy. Therefore, a more democratic and accountable regulatory framework is required while maintaining due consideration for the principles of regional autonomy and the need for effective governance. The reconstruction of the legal politics of regional head appointments should be directed toward achieving a balance between national interests, local democracy, and the strengthening of regional autonomy.

References

Adelia, A. (2020). Implikasi sistemik dari rekrutmen kepala daerah oleh partai politik. Journal of Islamic and Law Studies, 4(1).

Afda'u, F., & Rashed, A. (2026). Legalitas Pengangkatan Pejabat Kepala Daerah tanpa Pemilihan Langsung sebagai Ancaman terhadap Esensi Demokrasi Lokal. Equality: Law and Social, 1(3), 166-178.

AHMADI, A. (2024). Politik Hukum Pengaturan Pemilihan Kepala Daerah Pasca Amandemen Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (Doctoral dissertation, Universitas Islam Indonesia).

Anwar, M. S., Sari, R., & Satrio, N. (2024). Sistem Penunjukan Penjabat Kepala Daerah dalam Perspektif Teori Pengisian Jabatan. Jurnal Hukum In Concreto, 3(1), 72-84.

Assyayuti, M. M. (2022). Urgensi penataan ulang mekanisme pengisian jabatan penjabat kepala daerah perspektif demokrasi konstitusional. Lex Renaissance, 7(2), 281-295.

Diantha, I. M. P., & Sh, M. S. (2016). Metodologi penelitian hukum normatif dalam justifikasi teori hukum. Prenada Media.

Dona, F. (2022). Dinasti politik di era otonomi daerah dalam perspektif demokrasi. Al-Ahkam: Jurnal Ilmu Syari’ah dan Hukum, 7(2), 123-145.

Hidayat, S. (2008). Desentralisasi Dan Otonomi Daerah Dalam Perspektif State-Society Relation. Jurnal Poelitik, 1(1).

Huda, N. M., & SH, M. (2018). Analisis Problematika Hukum Pengaturan Dinasti Politik dalam Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah di Indonesia (Master's thesis, Universitas Islam Indonesia).

Iswari, F. (2020). Aplikasi konsep negara hukum dan demokrasi dalam pembentukan undang-undang di Indonesia. JCH (Jurnal Cendekia Hukum), 6(1), 127-140.

Marokhimin, M., Abra, E. H., & Hadiyanto, A. (2026). Pengangkatan Wakil Kepala Daerah Tanpa Pemilihan Dalam Perspektif Otonomi Daerah. JURNAL USM LAW REVIEW, 9(2), 1018-1041.

Muhlashin, I. (2021). Negara Hukum, Demokrasi Dan Penegakan Hukum Di Indonesia. Jurnal Al-Qadau: Peradilan Dan Hukum Keluarga Islam, 8(1), 87-100.

MZ, H. I. (2014). Pemilihan Kepala Daerah Secara Langsung sebagai Momentum Strategis dalam Pengembangan Otonomi Daerah dan Demokrasi Lokal. Jurnal Valid Vol, 11(2), 57-72.

Nurjaman, A. (2026). Otonomi Daerah dalam Perspektif Teori dan Praktik di Indonesia. UMMPress.

Nurmandi, A., Lutfi, M., Sumardi, S., & Qodir, Z. (2021). Kualitas pelayanan publik melalui pendekatan model demokrasi pada era otonomi daerah. Journal of Government Insight, 1(1), 49-61.

PADLI, H. (2022). Dinamika Pengaturan Pengisian Jabatan Kepala Daerah Studi Terhadap Kemunculan Dinasti Politik Di Daerah.

Pamungkas, C. A., & Asmorojati, A. W. (2024). Urgensi Pengisian Jabatan Kepala Daerah Secara Demokratis. In Prosiding Seminar Nasional Hukum Tata Negara (Vol. 2, pp. 123-134).

Pratama, A. A., Nur, I. T., & Erwinta, P. (2024). Problematika pengangkatan penjabat kepala daerah sebagai dampak penetapan pilkada serentak tahun 2024. Jurnal Hukum Bisnis, 13(01), 1-13.

Rikardo, O. (2020). Penerapan Kedaulatan Rakyat Di Dalam Pemilihan Umum Di Indonesia Berdasarkan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Jurnal Hukum Sasana, 6(1), 51-71.

Rizkia, N. D., & Fardiansyah, H. (2023). Metode penelitian hukum (normatif dan empiris). Penerbit Widina.

Saleh, H. A. (2016). Kajian tentang pemerintahan desa perspektif otonomi daerah. Jurnal Administrasi Dan Kebijakan Kesehatan Indonesia, 1(1), 1-24.

Simamora, J. (2014). Tafsir makna negara hukum dalam perspektif undang-undang dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945. Jurnal Dinamika Hukum, 14(3), 547-561.

Sulistiono, S., & Boediningsih, W. (2023). Konsep Kedaulatan Rakyat dalam Implementasi Presidential Threshold Pada Sistem Pemilihan Umum Secara Langsung Di Indonesia. JURNAL RECTUM: Tinjauan Yuridis Penanganan Tindak Pidana, 5(3), 333-345.

Sunarso, H. S., & SH, M. (2023). Hukum pemerintahan daerah di Indonesia. Sinar Grafika.

Suri, M. (2025). Makna Kedaulatan Rakyat Dalam Praktik Demokrasi Konstitusional Di Indonesia. Jurnal Manejemen, Akuntansi dan Pendidikan, 248-260.

Utama, D. D., Suhariyanto, D., & Setiawan, P. A. H. (2023). Politik Hukum Pengisian Jabatan Gubernur Bupati Dan Walikota Sebagai Kepala Pemerintah Daerah. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(4), 7203-7218.

Wardani, A., Indra, M., & Zulwisman, Z. (2024). Politik Hukum Dalam Pengisian Jabatan Kepala Desa Ditinjau Dari Sistem Ketatanegaraan di Indonesia. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(23), 1062-1072.

Yusyanti, D. (2015). Dinamika Hukum Pemilihan Kepala Daerah Menuju Proses Demokrasi Dalam Otonomi Daerah. Jurnal Rechts Vinding: Media Pembinaan Hukum Nasional, 4(1), 85-104.

Zuhro, R. S. (2018). Demokrasi, otonomi daerah dan pemerintahan indonesia. Interaktif: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial, 10(1), 1-41.

Downloads

Published

2026-06-15

Issue

Section

Articles